Setelah kamu mengetahui tentang makna di balik wedding ring atau cincin kawin, sebelum memilih wedding ring atau cincin kawin, ketahuilah terlebih dahulu mengenai jenis-jenisnya.
1. Platinum
Jenis
ini adalah jenis wedding ring atau cincin kawin yang paling mahal.
Karena jenis Platinum adalah logam mulia yang memiliki kemurnian sebesar
95 %. Dengan harganya yang fantastis, jenis ini is worth to buy. Jenis
ini tidak mudah berkarat, tidak mudah tergores, dan tidak mudah rusak.
2. Rose Gold
Campuran
dari bahan emas dan tembaga menghasilkan cincin dengan jenis Rose Gold.
Mungkin disebut Rose Gold karena warnanya yang emas ke-pink-pink-an.
Cincin jenis ini juga bagus karena tidak mudah rusak. Dengan model yang
pas, kamu bisa memilih wedding ring atau cincin kawin berjenis Rose
Gold.
3. Palladium
Sebenarnya,
dari kualitasnya, cincin jenis Palladium tidak jauh berbeda dari jenis
Platinum. Sama-sama tidak mudah berkarat dan tergores.
4. Black Zirconium
Di
Indonesia, cincin berjenis ini tidak banyak digunakan. Mungkin karena
warnanya yang hitam. Tapi dengan model sederhana dan ditambah berlian,
memilih wedding ring atau cincin kawin berjenis Black Zirconium would be
a great idea. Karena, walaupun berwarna hitam, cincin berjenis ini
tidak mudah tergores atau mudah rusak.
5. Tungsten Carbide
Kalau
kamu mencari cincin kawin yang awet, cincin jenis Tungsten Carbide bisa
jadi jawabannya. Karena jenis cincin yang satu ini terkenal dengan
ketebalan logamnya, sehingga membuat jenis cincin ini kuat dan awet.
Bahkan untuk memotong jenis logam ini harus menggunakan alat khusus yang
berbeda dengan alat pemotong logam mulia jenis lain.
6. Titanium
Sebenarnya,
jenis Titanium bukanlah jenis logam mulia. Titanium masuk ke dalam
jenis batu. Tapi jangan khawatir. Banyak pasangan yang memilih wedding
ring atau cincin kawin berjenis Titanium karena warnanya yang bagus dan
menarik, tidak kalah dengan jenis logam mulia. Ditambah lagi, jenis ini
juga tidak mudah rusak terkena kotoran atau debu.
7. White Gold
Kalau
kamu ingin memilih wedding ring atau cincin kawin berjenis White Gold,
sebaiknya dipertimbangkan lagi. Jenis ini adalah jenis yang paling
dihindari banyak pasangan karena strukturnya mudah tergores atau mudah
rusak. Warnanya juga akan mudah hilang dimakan oleh waktu. Biasanya
logam jenis White Gold ini hanya dipakai sebagai perhiasan tubuh seperti
kalung atau gelang saja. Atau jika memang dijadikan sebagai cincin
kawin, tidak disarankan untuk dipakai dalam keseharian. Menghindari
kerusakan yang mungkin akan terjadi.
8. Yellow Gold
Cincin berjenis Yellow Gold ini tergolong sudah sangat mainstream. Karena untuk perhiasan sehari-hari (anting, cincin, kalung), banyak orang yang menggunakan jenis logam mulia ini. Keuntungan dalam memilih wedding ring atau cincin kawin berjenis ini ialah memang bahannya yang sudah ada banyak di pasaran akan memudahkan kita dalam mendapatkannya.
Baca Juga : Makna Di Balik Cincin Kawin


0 Komentar